Dirgantara Raharja ke 47 Bandara Adisutjipto Tahun 2008
Pada tanggal 7 Agustus 2008 kemarin PT (Persero) Angkasa Pura I Cabang Bandara Adisutjipto Jogjakarta mengadakan acara Latihan Pengendalian dan Penanggulangan Keadaan Gawat Darurat atau yang lebih dikenal dengan PGD (Penanggulangan Gawat Darurat). Acara PGD tersebut dinamakan PGD Dirgantara Raharja (Dirja) 47 tahun 2008.
Latar Belakang diadakannya Penanggulangan Gawat Darurat (PGD) adalah Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta merupakan salah satu pintu gerbang transportasi udara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian selatan, kota pariwisata dan pendidikan yang memiliki nilai yang strategis terhadap pertumbuhan berbagai bidang kebutuhan masyarakat. Selain itu perlu diadakannya pengujian Airport Emergency Plan dan Airport Security Programe Bandara Adisutjipto melalui Latihan Pengendalian dan Penanggulangan Keadaan Gawat Darurat.
Tujuan dari diadakannya Penanggulangan Gawat Darurat (PGD) adalah meningkatkan kemampuan dan ketrampilan SDM melalui uji trampil dan uji prosedur terhadap berbagai operasi yang mencakup fungsi-fungsi komando, koordinasi dan komunikasi serta uji kehandalan yang mencakup berbagai fasilitas pendukng operasi pada penugasan Tim Pengendalian dan Penanggulangan Gawat Darurat Penerbangan.
Peserta latihan meliputi :
- PT.(Persero) Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto
- Unsur TNI dari Pangkalan Udara TNI-AU Adisutjipto
- Unsur Kepolisian RI dari Dukungan Kesehatan POLDA DIY
- Unsur Operator Penerbangan
- Unsur Ground Handling
- Unsur Sekolah Pramugari & Pramugara LP3N dan ATC
Pesawat dengan Call Sign Merbabu 234, dengan jumlah penumpang sebanyak 81 orang dewasa, 2 anak-anak dan 1 bayi serta 7 orang crew, mengalami gagal take off dari runway 09, dikarenakan mengalami trouble engine sehingga pesawat swing ke kiri dan masuk pinggiran sungai kuning di luar pagar bandara. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 3 orang meninggal termsuk seorang pilot, 5 luka berat dan 40 luka ringan.Acara PGD di Bandara Adisutjipto tersebut berjalan lancar sampai selesai.
Related posts:
- PGD Dirja 50 Bandara Ngurah Rai Denpasar Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, menggelar latihan gabungan menangani kecelakaan pesawat. Latihan terpadu penanggulangan gawat darurat Dirgantara Raharja ke-50 ini diikuti oleh PT Angkasa...
- Natal dan Tahun Baru Penumpang Bandara Adisutjipto Melonjak Tingkat isian penumpang di bandara Adisutjipto, Jogjakarta, selama masa liburan Natal 2009 dan Tahun 2010 baik datang maupun pergi mencapai hingga 90 persen. Jumlah ini...
- Website Bandara Adisutjipto Kemarin searching di Google dengan keyword jogja airport sempat menemukan alamat http://jogja-airport.com. Setelah dibuka ternyata link tersebut sebagai websitenya Bandara Internasional Adisutjipto Jogjakarta. Yang menarik...
- Tahun 2008 Pemerintah Bentuk BUMN Khusus Air Traffic Service Pemerintah menyatakan kesiapannya untuk membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang khusus mengelola Pelayanan Pemanduan Lalu Lintas Udara (Air Traffic Service/ATS) mulai 2008 sebagai realisasi...
- Hasanuddin Airport Latihan Cegah Teroris Pada Tanggal 31 Desember 2008 kemarin Bandara Sultah Hasanuddin atau dikenal dengan Sultan Hasanuddin International Airport (SHIA) mengadakan Latihan Pencegahan dan Penanggulangan Serangan Teroris. Latihan...






Aug 11th, 2008 at 1:36 am
[...] peralatan airport security atau x-ray. X-ray yang rusak adalah Heimann HI-SCAN 6040i. Pada saat ada PGD atau Pelatihan Gawat Darurat mendadak ada telepon dari security bahwa x-ray Heimann di ruang tunggu mati [...]