Airline Sepakati Harga Tiket ke Padang 1 Juta
Sejumlah maskapai domestik menyepakati harga jual tiket ke Padang dari Jakarta selama dua bulan ke depan maksimal Rp1 juta. “Itu salah satu hasil rapat yang dipimpin Dirjen Perhubungan Udara di Jakarta, hari ini (2/10),” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik, Dephub, Bambang S. Ervan. Pertemuan tersebut untuk menyikapi perkembangan penjualan tiket ke Padang yang cenderung meninggi, setelah bencana gempa di Padang (30/9).
Pihak terkait yang hadir adalah wakil-wakil dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Direksi PT Angkasa Pura II, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah airlines domestik. Maskapai yang hadir adalah Sriwijaya Air, Lion Air, Mandala Airlines, Batavia Air, Indonesia Air Asia dan Cardig Air.
“Harga itu Rp1 juta net, sudah termasuk IWJR (Iuran Wajib Jasa Raharja), PPn (Pajak Pertambahan Nilai) dan `fuel surcharge`. Kesepakatannya berlaku hingga dua bulan atau selama masa tanggap darurat,” katanya.
Dalam pertemuan itu juga disepakati Batavia Air dan Mandala Airlines akan memberikan kargo gratis sampai dengan dua ton per penerbangan per hari. Sedangkan, Batavia Air mulai Sabtu (3/10) akan menyediakan penerbangan gratis satu kali per hari. “Koordinasinya dengan Posko, BNPB dan Pemda Sumbar,” katanya. Kemudian, Indonesia Air Asia pada Minggu (4/10) juga memberikan penerbangan gratis (charity flight) satu kali dengan kargo gratis hingga 1,5 ton. “Cardig Air akan membantu membawa cargo/barang kapasitas 17,3 ton dengan biaya `at cost` atau `basic cost`,” kata Bambang.
Untuk memudahkan koordinasi, tambah Bambang, para pihak sepakat pembentukan posko di Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusumah dan Bandara MIA Padang. “Posko di Bandara Soeta berada di kantor Adbandara terminal 1B dan untuk kargo di gudang kargo,” katanya.
Sementara itu, PT Garuda Indonesia, lanjut Bambang, memberikan potongan harga tiket 50 persen bagi relawan dan wartawan sebanyak 25 tempat duduk per penerbangan. “Bagi penumpang go show GA akan memberikan harga tiket Rp700 ribu,” katanya.
Namun, kata Bambang, airlines juga menginginkan adanya keringanan harga untuk avtur untuk “charity flight” dari PT Pertamina sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian terhadap bencana.
Kemudian, PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara juga berkomitmen menggratiskan PJP dan PJP2U, keringanan handling khusus bagi penerbangan misi kemanusiaan. “Khusus, masalah calo di bandara akan ditindak tegas dan ditanggulangi bersama antara Polres, AP II dan Adbandara,” katanya. ant/ahi
Related posts:
- Permintaan Extra Flight ke Padang Meningkat Permintaan izin untuk membuka penerbangan tambahan (extra flight) ke Bandara Internasional Minangkabau Padang, Sumatera Barat, banyak diajukan maskapai penerbangan domestik kepada otoritas penerbangan Departemen Perhubungan....
- Strategi Mencari Tiket Pesawat Untuk Lebaran Pada saat lebaran atau Hari Raya Idul Fitri semua sarana angkutan mengalami lonjakan penumpang. Demikian juga untuk transportasi udara dengan pesawat udara juga mengalami fix...
- Sistem Tiket Pesawat Elektronik ( e-ticket ) Perkembangan pelayanan reservasi setiap perusahaan penerbangan semakin hari semakin cepat dan canggih. Demikian juga dengan masalah pelayanan pembelian tiket. Pada saat ini sudah banyak maskapai...
- Booking Online Tiket Pesawat Untuk Lebaran Budaya mudik di hari lebaran merupakan hal yang sulit dihilangkan. Walaupun acara mudik memerlukan biaya yang tidak sedikit tetap aja merupakan kebanggaan bagi seseorang. Dalam...
- Menjelang Lebaran Garuda Indonesia Perbesar Pesawat Maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan mengganti jenis pesawat dalam rangka menghadapi musim lebaran. Jika pada hari normal, pihaknya menggunakan pesawat Boeing 737 yang berkapasitas 140...







Leave a Reply