Menguak Misteri Hilangnya Pesawat Adam Air – Bagian 2

Dengan adanya kejadian Adam Air sampai tahap di bagian pertama, maka diambil langkah-langkah sebagai berikut :

  • Jam 16.04 WITA (08.15 UTC) melaporkan kejadian hilangnya pesawat Adam Air kepada SAR.
  • Jam 16.15 WITA (08.15 UTC) mendeclare/menyatakan kondisi INCERFA (ada kekhawatiran terhadap pesawat) kepada ATS Unit lain.
  • Jam 17.08 WITA (09.08 UTC) mendeclare/menyatakan kondisi ALERFA (ada indikasi gangguan terhadap pesawat).
  • Jam 17.23 WITA (09.23 UTC) mendeclare/menyatakan kondisi DETRESFA (telah terjadi bahaya yang serius dan meminta bantuan segera).
  • Membuat Plotting Track pesawat berdasarkan Air Situation Display (ASD) sesuai keterangan pelaksana operasional yang tujuannya untuk memberikan petunjuk diposisi/area mana pesawat diperkirakan hilang/jatuh.
  • Membentuk POSKO dengan melibatkan managemen PT (Persero) Angkasa Pura I dan instansi terkait di MAATS Bandara Hasanuddin Makasar.
  • Terus memantau perkembangan kejadian dan koordinasi dengan instansi terkait.

Dari kronologis kejadian di atas ada dugaan/pendapat yang menyatakan bahwa :

  1. Pesawat Adam pada saat keluar dari jalur penerbangan yang telah ditentukan, mendapat dorongan angin dari sebelah kiri sebesar 74 knots (lebih dari 100 km) sedanhgkan kecepatan pesawat diperkirakan 480 knots pada ketinggian antara 20.000 kaki sampai 30.000 kaki. Dengan berat pesawat lebih dari 30 ton, angin dari arah kiri dan pesawat dari heading 355 menuju heading 054 dalam hal ini pilot berusaha menuju kearah angin namun pada saat melakukan manuver diperkirakan ada gangguan pada mesin sebelah kiri sehingga pesawat terlempar dan jatuh.

  2. Pada saat pesawat Adam Air keluar jalur diperkirakan alat navigasi pesawat mengalami masalah/rusak, dan pesawat masuk turbulence/jet stream (angin berputar kencang) kemudian pesawat mengalami high speed stall (penurunan tiba-tiba dengan kecepatan tinggi) sehingga pesawat menukik ke bawah tanpa bias dikendalikan.

Benarkah dugaan atau pendapat seperti diatas ? Hal tersebut akan dapat dibuktikan apabila black box pesawat Adam Air sudah diketemukan. Black box adalah suatu benda yang bentuknya kotak dan warnanya orange yang biasanya ditempatkan dibagian ekor pesawat yang berfungsi untuk merekam emua kegiatan aktivitas pilot di cockpit termasuk operasional peralatan di pesawat. Namun sayangnya, sampai hari ini black box pesawat Adam Air belum ditemukan walaupun kapal Amerika Serikat sudah berhasil mendeteksi keberadaan black box di kedalaman laut 1900 – 2000 meter.

Sumber :AP.1





One Response to “Menguak Misteri Hilangnya Pesawat Adam Air – Bagian 2”

  1. Cocok dengan rekaman. artinya rekaman yang beredar bukan palsu, cuma di bilang palsu untuk menghidar, apalagi sekarang ini musim “MENJAGA IMAGE” BIAR TERPILIH LAGI GITCU LHOOOOOO 🙂

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>