Helikopter TNI-AU Jatuh di Bandara Sentani

Helikopter Super Puma milik TNI-AU, Jumat siang sekitar pukul 11.10 WIT jatuh di bandara Sentani, ibukota Kabupaten Jayapura, Papua, saat sedang melakukan uji terbang.

Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Sentani, Kol (Pnb) Dedi Parmadi kepada wartawan di hangar TNI AU di Sentani, mengakui, heli yang dikemudikan Mayor (Pnb) Bambang Yuniar dan Co Pilot Kapten Sonny dengan dua mekanik itu jatuh sesaat setelah terbang setinggi 15 feet.

Heli jatuh sekitar 30 meter di depan hanggar TNI-AU. Ia mengatakan, dalam kecelakaan tersebut pilot dan kru helikopter mengalami luka lecet. Untuk mengetahui penyebab jatuhnya heli tersebut, kata Dedi, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Panitia Penyidik Kecelakaan Pesawat Terbang (PPKPT).





One Response to “Helikopter TNI-AU Jatuh di Bandara Sentani”

  1. Di Papua merupakan makam bagi heli milik TNI Angkatan Udara. Dalam tahun ini saja sudah dua heli yang jatuh di Papua.
    TNI AU yang seharusnya menjadi pionir di dunia penerbangan Indonesia, tetapi nyatanya sekarang tidak.
    Hercules TNI AU terus di komersilkan di Papua, harus di hentikan mengingat negara terus di rugikan dengan kegiatan ilegal tersebut.

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>