Cucuk Suryosuprojo Sebagai Dirut Merpati Baru



Jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Merpati Nusantara Airlines Senin 3 Maret 2008 diserah terimakan dari pejabat lama Hotasi Nababan kepada pejabat baru Cucuk Suryosuprojo. Pelaksanaan serahterima ini dilakukan di Kantor Menteri Negara BUMN pada pukul 16.00.

Cucuk Suryosuprojo merupakan Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi dan Kemitraan Perhubungan yang juga menduduki jabatan sebagai komisaris utama di perusahaan penerbangan milik pemerintah itu. Sejak pelantikan itu pula, mantan Direktur Jenderal Perhubugan Udara Dephub ini mundur dari jabatan komisaris utama. Namun, kejelasan khusus untuk statusnya sebagai staf ahli menteri, masih menunggu kebijakan lanjut dari Departemen Perhubungan.

Ketika ditanya kebijakan strategis apa yang akan langsung dilakukannya terhadap Merpati melalui posisi barunya itu, Cucuk tak berkomentar banyak. ”Belum bisa saya sampaikan sekarang, akan saya kaji dulu. Tetapi yang pasti, secara umum, program yang akan dijalankan adalah menekan biaya dan meningkatkan pendapatan Merpati,” ujarnya. Ditambahkan, terkait kebijakan pengembalian dana USD 1 juta untuk kasus pengadaan pesawat dari Amerika Serikat pun masih akan dikajinya. Cucuk menegaskan, dirinya akan tetap akan mempertahankan kebijakan untuk memprioritaskan rute ke wilayah Indonesia Timur, seperti telah dilakukan Merpati sejauh ini. ”Bahkan, kalau bisa, akan ditingkatkan,” imbuhnya.

Hotasi Nababan, saat ditemui pada kesempatan yang sama, menegaskan bahwa pengunduran dirinya merupakan inisiatif pribadi. ”Tidak ada desakan pihak luar, saya ingin berkarier di tempat lain,” ujarnya. Untuk diketahui, pembicaraan mengenai pengunduran Hotasi yang memimpin Merpati sejak Mei 2002 tersebut, sudah berlangsung sejak sebulan belakangan. Surat resmi pengundurannya diajukan 25 Februari 2008 lalu kepada Meneg BUMN Sofyan Djalil. Tahun ini merupakan tahun periode kedua Hotasi menjabat Dirut Merpati, yaitu setelah dipilih kembali pada November tahun lalu.

Ditegaskan Hotasi, momentum pengunduran dirinya saat ini sudah tepat, yaitu disaat aktivitas maskapai belum terlalu sibuk. ”Enam tahun (memimpin Merpati) sudah cukup. Sekarang saya ingin melanjutkan karier di bisnis lain,” katanya, seraya menolak jika dia dianggap lelah dan menyerah dalam menghadapi segala permasalahan yang terus dihadapi Merpati hingga saat ini. ”Kalau saya mau menyerah, dari dulu saja,” ujarnya.

Sumber : Dephub

Related posts:

  1. Pemerintah Bahas Penyelamatan Merpati Nusantara Airlines Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal dan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, membahas sejumlah opsi untuk menyelamatkan PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) selaku perusahaan milik pemerintah....
  2. Merpati Grounded Pesawat Xian PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) menyatakan telah menghentikan pengoperasian (grounded) pesawat MA 60 buatan Xian Aircraft asal China menyusl kerusakan di rudder (sayap bagian) belakang...
  3. Pesawat Merpati Mendarat Darurat di El Tari Pesawat Fokker 100 Merpati Nusantara Airlines, Rabu (2/12) pukul 21.45 Wita mendarat darurat di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pesawat yang menerbangi...
  4. Pilot Garuda GA-200 Marwoto Ditetapkan Sebagai Tersangka Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan pilot Garuda GA-200, Marwoto Komar, resmi sebagai tersangka dalam insiden jatuhnya pesawat Garuda Boeing 737-400 jurusan Jakarta-Yogyakarta. “Penetapan sebagai...
  5. Angkasa Pura Sebagai Pengelola Bandara Pengelolaan bandara di Indonesia selain ditangani Departemen Perhubungan, Pemerintah juga menyerahkan sebagian bandara untuk di kelola PT (Persero) Angkasa Pura. PT. (Persero) Angkasa Pura adalah...


AddThis Social Bookmark Button


Related search :

merpati airlaine-cucuk suryosuprojo profile-kasus ekonomi tiket pesawat udara-direktur utama batavia air 2010-cucuk suryo suprojo-direktur utama merpati-

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>