Tahun 2014 Angkasa Pura Airports Laba 1,1 Triliun

Tahun 2014 Angkasa Pura Airports Laba 1,1 Triliun

Sejak tahun 2010, manajemen Angkasa Pura Airports bertekad untuk memperbaiki pendapatan yang tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga secara kualitatif. Hal itu tampak dari perbaikan struktur bisnis perusahaan, dengan menjadikan pendapatan non-aeronautika sebagai kontributor penting. Secara bertahap, kami tidak terlalu bergantung pada pendapatan sektor aeronautika yang bertumpu pada tarif, seperti airport charges. Di tahun 2014, pendapatan non-aeronautika tercatat Rp 1,9 triliun, naik 79% dari Rp 1,1 triliun di tahun 2013. Hal ini mendorong peningkatan laba operasi sebesar 70%, dari Rp 693 miliar di tahun 2013 menjadi Rp 1,1 triliun di tahun 2014.

Bandara Ngurah Rai Bali Pasang Alat Pengusir Burung

Bandara Ngurah Rai Bali Pasang Alat Pengusir Burung

Setelah insiden pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ-506 tujuan Denpasar-Singapura menabrak burung (bird strike) pihak Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai bergerak cepat dengan memasang alat pengusir burung.Pemasangan alat pengusir burung di Bandara Ngurah Rai untuk mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terulang.

Bandara Juanda meraih Excellent Service Experience (ESE) Award 2015

Bandara Juanda  meraih Excellent Service Experience (ESE) Award 2015

Dalam penilaiannya, Bandara Internasional Juanda yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura 1 mendapat skor 81,336 yang mana nilai tersebut setara dengan level excellent. Ada tiga aspek dalam penilaian ESE Award 2015, yaitu customer sense experience (perasaan pelanggan), customer emotion atau mood experience (emosi atau suasana hati pelanggan), dan customer problem solution experience (pengalaman pemecahan masalah pelanggan).